Kiat Untuk Melakukan Renovasi Rumah


Berikut beberapa kiat untuk melakukan renovasi :

1. Sesuaikan dana Anda dengan kebutuhan renovasi, pastikan tepat guna!

2. Batasi diri (hawa nafsu) Anda dari keinginan untuk melakukan penambahan di luar perencanaan.

3. Ingat, Anda diikat oleh aturan lahan dan anggaran sebagai limit Anda!!

4. Renovasi belum tentu lebih murah dibandingkan membangun baru, karena renovasi butuh biaya pekerjaan pembongkaran/penghancuran”.

5. Renovasi yang mempertahankan struktur bangunan membutuhkan ide/gagasan dan wawasan yang luas, tidak hanya terpengaruh oleh fungsi ruang yang ada. Jika Anda merasa kurang mampu, Anda bisa minta bantuan seoarang arsitek.

6. Renovasi belum tentu bisa diukur dengan angka sekian juta/m2, karena volume pekerjaan renovasi tidak sama dengan membangun baru.

7. Elemen bangunan belum tentu bisa diprediksi dengan kasat mata untuk digunakan kembali, sebelum terjadi pembongkaran, karena mungkin saja terjadi kerusakan pada elemen-elemen tersebut.

8. Selalu sediakan dana tak terduga.

9. Jika Anda menggunakan jasa arsitek/kontraktor, pilihlah yang tepat. Carilah kandidat sebanyak-banyaknya, sebelum menentukan pilihan.

10. Jika Anda mengerjakan sendiri dengan bantuan mandor/tukang, carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang harga material berikut spesifikasinya, karena akan berpengaruh pada perkiraan anggaran.

11. Renovasi akan membutuhkan biaya tambahan akibat perubahan pada elemen mekanikal, elektrikal, dan pemipaan.

12. Pertimbangkan faktor cuaca karena akan memengaruhi kualitas kerja dan kualitas material yang terpasang, juga pekerjaan yang berkaitan dengan bongkar/pasang atap.

13. Semakin sebuah proses membangun terbengkalai maka akan semakin besar pula dana yang akan disediakan kembali untuk melanjutkan.

14. Seringkali luasan menjadi tidak proporsional dan furnitur jadi tidak terpakai karena sebelumnya tidak dipikirkan penempatannya. Maka sebelum renovasi, ukur furnitur Anda. Jangan lupa untuk sesuaikan dengan sistem elektrikal yang baru.

15. Dinding lama yang materialnya mengandung banyak kapur sebaiknya dibuang kapurnya dan dilakukan plester dan aci ulang.

16. Pilih finishing yang tepat untuk material lama, karena finishing baru yang berbeda belum tentu cocok. Misal cat duco, cat kayu (minyak), agak sulit diganti dengan melamik.





Sumber : Berbagai Sumber
Share on Google Plus

About Aditya utama

Admin Perusahaan CV Aditya Utama. Informasi, Saran, Kritik silahkan hubungi kontak yang tertera di website ini. Terimakasih ^_^.