Desain Mushala Yang Nyaman Di Rumah


Bagi umat Islam, mushala merupakan bagian penting di dalam rumah. Jika lahan hunian Anda cukup luas, tak ada salahnya membangun mushala di dalam rumah agar ibadah Anda, keluarga, dan tamu yang berkunjung semakin khusyuk.

Buat sebagian orang, mushala dianggap sebagai bagian penting yang tidak bisa dipisahkan dari ruangan lain di rumah. Biasanya, desain mushala dibuat lebih khusus atau berbeda dengan desain ruangan lain. Tak ada salahnya jika saat ini Anda ingin mempercantik mushala agar Anda merasa lebih nyaman dalam beribadah. 

Mushala di dalam rumah tidak harus ditempatkan di bagian utama ruangan. Pemanfaatan sudut kecil, seperti tempat transisi pun bisa dijadikan ruang beribadah yang nyaman. 

Pada tahap awal, mungkin Anda bisa memulai “dekorasi” dengan memperbarui cat lama Anda atau diganti dengan bahan penghias dinding yang lain. Karpet tidak bisa dipisahkan dari bagian dalam mushala . Karpet harus selalu dibersihkan, termasuk peralatan shalatnya. 

Ada beberapa desain yang dapat dijadikan konsep dalam menata mushala di rumah. Model mushala skylight bisa menjadi pilihan alternatif bagi Anda yang memiliki hunian cukup luas. Mushala skylight tidak selalu ditempatkan di ruang utama. Desain mushala dengan permainan atap ini lebih baik menggunakan plafon berbentuk bulat untuk memberikan nuansa yang lain pada ruang ibadah tersebut. 

Sensasi yang berbeda bisa Anda rasakan saat beribadah di dalam mushala skylight. Selain karena adanya cahaya alami, Anda pun dapat melihat langit saat duduk di sana. Kondisi ini seakan mampu menambah kedekatan Anda dengan Sang Pencipta. Mushala dengan desain tersebut dapat dibangun di bagian depan atau belakang rumah. Bisa juga dibuat dengan menyatukan fungsi ruangan lain, seperti ruang perpustakaan. Merancang mushala bergaya skylight tidak memerlukan lahan yang luas. 

Dalam pengaplikasiannya, Anda boleh menggabungkannya ke dalam satu ruangan tertentu. Selain dapat dimanfaatkan oleh penghuni rumahuntuk tujuan khusus, mushala juga bisa dijadikan tempat pengajian bersama keluarga. Tidak hanya itu, Anda pun dapat menjamu tamu saat berbuka puasa bersama. Hal yang mungkin perlu Anda ingat untuk membedakan fungsi mushala dengan ruangan lain, Anda boleh meletakkan area wudu di antara mushala dan ruang keluarga. 

Selain model skylight, mushala gantung juga menawarkan sensasi tersendiri di dalam hunian Anda. Mushala gantung dapat dijadikan alternatif yang tepat untuk diletakkan di lantai dua rumah. 

Desain mushala gantung biasanya hampir menyerupai teras yang dipagari kayu. Ruang mushala gantung umumnya dihadirkan dengan desain terbuka, tanpa pintu dan tanpa dinding pembatas. Hal ini dimaksudkan agar udara tetap mengalir vertikal dari atas ke bawah atau bahkan sebaliknya. 

Lantai pada mushala gaya gantung sebaiknya dibuat dengan pemasangan yang sedikit lebih rendah sekitar 30 sentimeter dibandingkan dengan lantai ruangan lain. Efek perbedaan tinggi lantai ini dapat mempertegas fungsi ruangan.Jika mushala dilihat dari lantai satu, maka efek menggantungnya akan terlihat dengan jelas. 

Jika hunian Anda memiliki lahan cukup luas, mushala beratap bisa Anda coba untuk menambah kekhusyukan beribadah di rumah. Selain bentuk atap yang dibuat dengan bentuk kubah, pemasangan lantai pada mushala beratap lebih baik menggunakan jenis lantai kayu. Penggunaan lantai kayu di mushala beratap bertujuan memberikan suasana nyaman. 




Sumber : Berbagai Sumber
Share on Google Plus

About Aditya utama

Admin Perusahaan CV Aditya Utama. Informasi, Saran, Kritik silahkan hubungi kontak yang tertera di website ini. Terimakasih ^_^.