Bambu Sebagai Elemen Arsitektural


Apa saja yang sudah Anda lakukan dalam mengekplorasi material bambu? Kunto Anggoro, mahasiswa arsitektur ITB, bereksplorasi secara total di rumah hasil renovasi ini.

"Pemilihan material bambu sebagai jawaban atas desain yang ramah lingkungan didasari beberapa hal. Salah satunya adalah jumlahnya yang sangat banyak di Indonesia," jelas Kunto. "Selain itu, bambu juga termasuk tumbuhan yang cepat tumbuh sehingga gampang tergantikan di alam." 

Di bangunan, bambu digunakan sebagai elemen arsitektural. Material ini bisa dilihat di railing tangga, koridor, dan bukaan seperti pintu dan jendela. Dinding penyekat antarruang juga terbuat dari bambu.

Bambu juga dipakai untuk elemen struktural. Penggunaannya adalah untuk pengganti baja yang biasanya digunakan sebagai tulangan. Keputusan itu diambil karena keduanya memiliki sifat yang sama, yaitu tahan terhadap gaya tarik. Selain penggunaan material bambu yang murah, Kunto juga menggunakan beton bekas sisa bangunan lama. beton lama dicampur dengan beton baru dan digunakan untuk mengecor kolom.

"Desain saya ini saya anggap cukup menjawab masalah dan tuntutan dalam mendesain. Salah satu kekuatan desain saya adalah penggunaan material lokal yang murah dan material bekas," tutup Kunto.





Sumber : Berbagai Sumber
Share on Google Plus

About -dHie-

Admin Perusahaan CV Aditya Utama. Informasi, Saran, Kritik silahkan hubungi kontak yang tertera di website ini. Terimakasih ^_^.